STIE Ganesha Gelar International Collaborative Conference on Multidisciplinary Science untuk Dorong Inovasi Global
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha (STIE Ganesha) bekerja sama dengan *International Forum of Researchers and Lecturers* (IFREL) akan menyelenggarakan **International Collaborative Conference on Multidisciplinary Science** dengan mengangkat tema **“Multidisciplinary Research Collaboration for Global Innovation and Sustainable Development.”** Konferensi internasional ini menjadi forum akademik bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk bertukar pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi penelitian multidisiplin dalam mendukung inovasi dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada **Jumat, 31 Juli 2026, pukul 09.00 WIB**. Konferensi menghadirkan akademisi dari berbagai institusi nasional dan internasional sehingga diharapkan mampu memperluas perspektif peserta mengenai perkembangan penelitian, publikasi ilmiah, transformasi digital, dan kolaborasi global.
Acara akan dibuka oleh **Dr. M. Arief Noor, M.Pd., M.M.**, *Chief of STIE Ganesha*, bersama **Prof. Dr. Edy Winarno, S.T., M.Eng.** dari Universitas Muhammadiyah Semarang yang juga merupakan *Chairman of IFREL*. Sementara itu, **Dr. Md Nawaz Sarif** dari Adamas University, India, dijadwalkan hadir sebagai *keynote speaker*. Kegiatan akan dimoderatori oleh **Elvira Sitha Hajar, S.Ag., M.Si.** dari STIE Ganesha.
Konferensi juga menghadirkan empat pembicara internasional, yaitu **Assoc. Prof. Dr. Joned Celenndra Saksana, S.E., M.M.** dari STIE Ganesha; **Dr. Abdul Raul** dari International Islamic University Islamabad; **Dr. Temitope James Owolabi** dari Dominion University College of Theology, Nigeria; serta **Asst. Prof. Dr. Siti Fatimah Abd. Rahman** dari The International Islamic University Malaysia. Kehadiran para pembicara dari berbagai negara memperkuat karakter internasional dan multidisiplin dari kegiatan ini.
Materi konferensi mencakup berbagai isu strategis, antara lain pengembangan inovasi global melalui kolaborasi riset multidisiplin untuk pembangunan berkelanjutan, kecerdasan buatan dan inovasi berbasis data, ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan, penguatan kemitraan universitas–industri–pemerintah, transformasi digital dan publikasi ilmiah, serta berbagai topik lintas disiplin lainnya.
Melalui konferensi ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan akademik terbaru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membangun jejaring dengan peneliti dan akademisi dari berbagai institusi. Kolaborasi lintas bidang dan lintas negara menjadi semakin penting karena berbagai persoalan global membutuhkan pendekatan yang tidak lagi terbatas pada satu disiplin ilmu.
Partisipasi sebagai **peserta tidak dikenakan biaya (gratis)**, sedangkan peserta yang mengikuti kegiatan sebagai **presenter dikenakan biaya Rp100.000**. Pendaftaran dapat dilakukan melalui kode QR yang tersedia pada poster resmi kegiatan, sementara akses pelaksanaan konferensi disediakan melalui platform Zoom.
Penyelenggaraan *International Collaborative Conference on Multidisciplinary Science* diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi, memperluas jejaring akademik internasional, dan mendorong terciptanya penelitian multidisiplin yang memberikan dampak bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi global, konferensi ini diharapkan mampu melahirkan gagasan serta kemitraan baru untuk mendukung inovasi dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada **Jumat, 31 Juli 2026, pukul 09.00 WIB**. Konferensi menghadirkan akademisi dari berbagai institusi nasional dan internasional sehingga diharapkan mampu memperluas perspektif peserta mengenai perkembangan penelitian, publikasi ilmiah, transformasi digital, dan kolaborasi global.
Acara akan dibuka oleh **Dr. M. Arief Noor, M.Pd., M.M.**, *Chief of STIE Ganesha*, bersama **Prof. Dr. Edy Winarno, S.T., M.Eng.** dari Universitas Muhammadiyah Semarang yang juga merupakan *Chairman of IFREL*. Sementara itu, **Dr. Md Nawaz Sarif** dari Adamas University, India, dijadwalkan hadir sebagai *keynote speaker*. Kegiatan akan dimoderatori oleh **Elvira Sitha Hajar, S.Ag., M.Si.** dari STIE Ganesha.
Konferensi juga menghadirkan empat pembicara internasional, yaitu **Assoc. Prof. Dr. Joned Celenndra Saksana, S.E., M.M.** dari STIE Ganesha; **Dr. Abdul Raul** dari International Islamic University Islamabad; **Dr. Temitope James Owolabi** dari Dominion University College of Theology, Nigeria; serta **Asst. Prof. Dr. Siti Fatimah Abd. Rahman** dari The International Islamic University Malaysia. Kehadiran para pembicara dari berbagai negara memperkuat karakter internasional dan multidisiplin dari kegiatan ini.
Materi konferensi mencakup berbagai isu strategis, antara lain pengembangan inovasi global melalui kolaborasi riset multidisiplin untuk pembangunan berkelanjutan, kecerdasan buatan dan inovasi berbasis data, ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan, penguatan kemitraan universitas–industri–pemerintah, transformasi digital dan publikasi ilmiah, serta berbagai topik lintas disiplin lainnya.
Melalui konferensi ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan akademik terbaru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membangun jejaring dengan peneliti dan akademisi dari berbagai institusi. Kolaborasi lintas bidang dan lintas negara menjadi semakin penting karena berbagai persoalan global membutuhkan pendekatan yang tidak lagi terbatas pada satu disiplin ilmu.
Partisipasi sebagai **peserta tidak dikenakan biaya (gratis)**, sedangkan peserta yang mengikuti kegiatan sebagai **presenter dikenakan biaya Rp100.000**. Pendaftaran dapat dilakukan melalui kode QR yang tersedia pada poster resmi kegiatan, sementara akses pelaksanaan konferensi disediakan melalui platform Zoom.
Penyelenggaraan *International Collaborative Conference on Multidisciplinary Science* diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi, memperluas jejaring akademik internasional, dan mendorong terciptanya penelitian multidisiplin yang memberikan dampak bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi global, konferensi ini diharapkan mampu melahirkan gagasan serta kemitraan baru untuk mendukung inovasi dan pembangunan berkelanjutan.